← Kembali ke Beranda

LSPD dan BCSO Resmi Melebur Jadi State Police Satu Mimpi, Struktur Kepolisian Diperkuat dari Dasar Patroli

10 Juli 2026 - sudah dibaca 31 kali

LSPD dan BCSO Resmi Melebur Jadi State Police Satu Mimpi, Struktur Kepolisian Diperkuat dari Dasar Patroli

Struktur kepolisian Satu Mimpi resmi mengalami perombakan besar setelah LSPD dan BCSO dilebur menjadi satu institusi baru bernama State Police Satu Mimpi. Peleburan ini dilakukan untuk memperkuat komando, memperjelas koordinasi, serta meningkatkan efektivitas pelayanan keamanan kepada masyarakat.

Selain LSPD dan BCSO, struktur FIB juga turut mengalami penyesuaian. Menurut keterangan Assistant Chief, pembentukan FIB sebelumnya sempat mengalami mispersepsi karena FIB seharusnya berada dalam ranah federal dan memiliki keterkaitan dengan Department of Justice (DOJ). Oleh karena itu, posisi FIB dikembalikan sesuai marwah kewenangannya agar tidak tumpang tindih dengan IOD, unit investigasi di bawah US Marshal.

Dengan struktur baru ini, pembagian kewenangan antara FIB, IOD, dan kepolisian diharapkan menjadi lebih jelas, terutama dalam penanganan wilayah seperti Shandy, kawasan perkotaan, dan Paleto. Perubahan tersebut juga menjadi langkah awal untuk membangun sistem kepolisian yang lebih tertata dan terarah.

Hadirnya komisioner baru di tubuh State Police Satu Mimpi turut mendorong penguatan fungsi dasar kepolisian, khususnya melalui Divisi Patrol. Divisi ini akan difokuskan pada kegiatan patroli aktif agar kehadiran polisi lebih terasa di tengah masyarakat serta mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa penguatan saat ini akan dimulai dari pondasi dasar, yakni basic patrol. Apabila pondasi tersebut dinilai sudah kuat, tidak menutup kemungkinan BCSO akan kembali dibentuk dengan struktur yang lebih matang dan fungsi yang lebih jelas.

Dari sisi internal, Chief juga telah memberikan arahan kepada anggota yang ingin mengambil posisi struktural. Kesempatan tersebut terbuka bagi anggota yang memiliki kompetensi, kesiapan, dan kemampuan sesuai kebutuhan organisasi. Saat ini, State Police Satu Mimpi juga tengah menjalankan pembinaan dan akademik anggota untuk meningkatkan kedisiplinan, pemahaman prosedur, serta kemampuan teknis di lapangan.

Salah satu anggota, Kaizen, menilai perombakan ini tidak menjadi persoalan selama setiap personel tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Ia menyebut perubahan struktur justru membawa dampak positif terhadap kinerja dan kedisiplinan internal.

Saya tidak terlalu mempermasalahkan pangkat, yang penting tetap kerja. Adanya perombakan malah bagus. Saya pribadi jadi lebih baik dari sebelumnya” ujar Kaizen.

Kaizen, dan beberapa rekan kepolisiannya juga menilai birokrasi penanganan kasus ke depan akan lebih terarah dengan adanya satu komando di bawah troopers. Menurutnya, tugas yang ia jalankan tidak jauh berbeda dari sebelumnya, terutama dalam bidang investigasi atau detektif. Pihak kepolisian juga berencana melibatkan media serta membentuk divisi khusus yang menangani rilis pers dan komunikasi publik.

Di sisi lain, Commissioner Creature Sjefh berharap peleburan ini dapat menjadi momentum pembenahan institusi. Ia menyampaikan bahwa sejumlah persoalan internal, termasuk kasus MDT dan anggota yang mengundurkan diri, akan menjadi perhatian serius. Anggota yang terbukti melakukan pelanggaran berat, seperti korupsi atau memiliki afiliasi dengan gang, akan diproses dan berkasnya diserahkan kepada Department of Justice.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga integritas institusi. Warga yang menemukan oknum kepolisian diduga terlibat korupsi, berafiliasi dengan gang, atau menyalahgunakan kewenangan dapat melaporkannya kepada troopers maupun pihak kepolisian yang berwenang.

Melalui peleburan ini, State Police Satu Mimpi berharap dapat membangun institusi kepolisian yang lebih solid, profesional, transparan, dan dekat dengan masyarakat.

Komentar

Belum ada komentar.